Serakah Sama Dengan Celaka
Di sebuah desa terpelosok, tinggallah pak tani dan hewan peliharaannya. Hewan peliharaannya yaitu, kerbau dan domba. Kerbau sering membantu pak tani membajak sawah. Berbanding terbalik dengan domba, ia hanya bermalas-malasan.
Pada suatu hari kerbau membantumpak tani membajak sawah, sehingga kerbau mendapat banyak bagian makanan. Oleh karena itu, domba menjadi tertarik ingin mengambil bagian makanan kerbau.
“Hey…, Kerbau makananmu buat aku saja ya?” Kata domba.
“Enak saja, aku mendapat bagian ini karena jeri payahku sendiri. Kalau kamu ingin mendapat bagian makanan seperti ini harus kerja dulu!” Sahut kerbau
Domba yang terpancing emosinya pun menghalalkan segala cara untuk merebut bagian makanannya kerbau. Cara yang ia lakukan adalah membuat kandang kerbau licin, sehingga kerbau terjatuh dan domba segera membawa lari makanan kerbau. Keesokan harinya rencana itu ia lancarkan dan berhasil, tetapi syukurlah kerbau tidak apa-apa.
Hari terus berganti kerbau tetap membantu pak tani. Sedangkan domba yang malas, jadinya kandangnya jarang dibersihkan, sehingga ia terkena kutu dan sakit. Pak tani pun mengobati domba yang dibantu kerbau. Setelah domba sembuh ia sadar bahwa perbuatannya selama ini sangat kelewatan, dan ia meminta maaf kepada kerbau.
Domba sekarang berubah menjadi rajin membantu pak tani mengangkat barang. Sekarang domba dan kerbau rukun yang tak terpisahkan.

